in

Dirham dan diham alat tukar yang Rasulullah sunah kan

Rasulullah mengajarkan enam alat tukar yang dapat berlaku. Gandum, kurma, jewawut, garam dan emas serta perak. Dalam hal ini, emas dan perak lebih fleksibel dalam penerimaan sebagai alat tukar karena fungsi sebagai uang lebih dapat diterima serta emas perak disebut juga sebagai hakim yang adil karena sifatnya . 
Yang manakah Fungsi uang?
1. Sebagai Alat Tukar2. Sebagai Pengukur/ Satuan Hitung3 Sebagai Penyimpan Nilai ( Harta)
Bukti bahwa Dinar dirham adalah uang semua Nabi tercantum dalam Al Qur’an
 BerAbad abad, baca Surat alkahfi ayat 19, Surat Yusuf ayat 20, Surat Ali imran ayat 75 Dan Surat Ali imran ayat 14.Kemudian org Islam meninggalkan org Romawi menggunakannya.kemudian digunakan kembali pada Zaman Rasulullah dgn berat 1 dinar 4,25 gram 22 karat dan dirham 2,975.Sedangkan Romawi mengubahnya  dinar 4.44 gram dan dirham 3.11 gram. (Solidus)
Seri  dinar dirham dan fils  yang diterima di pasar muamalah: 
1. Amirat Nusantara (WIN/ Baitul Mal Nusantara).
2. Amirat  Sumatera Timur
3. Mangku Negeri Tanjung Pura
4. Kesultanan Bintan Darul Masyhur
5. Kesultanan Cirebon
6. Kesultanan Ternate
7. Kesultanan Kelantan
8. Kesultanan Sulu Philipina
9. Amirat Granada
10. Amirat Inggris
11. Amirat Amerikano.8-11 jarang beredar di Nusantara ( bukti gerakan muamalah bukan bersifat lokal semata)*Pertanyaan yang sering diajukan tentang dinar dirham.* (FAQ)
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
1. Apa itu dinar dirham ? – Dinar adalah alat tukar berbasis emas dengan berat 4.25 gr, 22 k.
– Dirham adalah alat tukar berbasis perak dengan berat 2.975 gr, perak murni.
2. Dinar dirham dan fils uang negara mana ?
– Dinar adalah alat tukar berbasis emas dari kaum RUM yang kemudian ditaqrir oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sebagai alat tukar (uang) tanpa merubah berat (1 mitsqal = 4.25 gr) kadarnya (22 k).
– Dirham adalah alat tukar berbasis perak dari kaum Parsi yang kemudian ditaqrir oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sebagai alat tukar (uang) dengan merubah berat menjadi ( 7/10 mitsqal = 2.975 gr) perak murni
– Keduanya menjadi alat tukar yang digunakan umat Islam sejak masa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam hingga Kekhalifahan Turki Utsmani. 
– Fils adalah alat tukar bernilai dibawah dirham (1/24). Utamanya sebagai belanja barang receh atau remeh (sebutir kurma, manisan, kerupuk dll). Jika nilai barang diatas atau sama dengan 12 fils bisa langsung gunakan nisfu dirham. Makna fils artinya bangkrut, karena itu orang yang memiliki nya disebut muflis, dan sebanyak apapun memiliki tak terkena nisab zakat.
3. Dinar dirham ini  uang negara Arab ? – pertanyaan senada,  kalau haji di sana (maksud Makkah & Madinah, Saudi Arabia) menggunakan dinar dirham ?
Negara-negara Arab (termasuk Arab Saudi) tidak menggunakan dinar emas, dirham perak, tetapi uang fiat (uang kertas) riyal. Begitu pula dinar Kuwait, dirham UEA, dinar Iraq, adalah uang kertas.
– Semua negara dibawah United Nations (PBB) tidak mencetak uang berbahan dasar emas dan perak.
4. Berapa nilai dinar emas & dirham perak ? Di mana kami mendapatkan informasi tersebut ?Secara harian nilai daya beli Dinar dirham akan di-update melalui webwww.pasarmuamalah.net, atau bisa tanyakan dengan wakala setempat 
5. Dari mana penentuan nilai dinar dirham ?
-Otoritasi para Sultan dan Amir dengan mempertimbangkan daya beli umat dengan produk barang komoditas dan jasa. 
6. Di mana dan bagaimana kami bisa mendapat kan dinar dirham serta fils?
– Anda bisa mendapatkan dinar dirham dan fils melalui pertukaran produk barang dan jasa yang anda nilai DDF, melukan kontrak bisnis qirad, syirkah dan Gilda atau menukarkan rupiah yang anda miliki dengan wakala setempat. 
7. Apa itu Wakala ?
– Tempat  dimana anda bisa menukarkan uang kertas (Rp) ke dinar dirham.
8. Apakah dinar dirham ada sertifikatnya ?
– Dinar dirham tidak memerlukan sertifikat. Karena dalam koin-koin sudah tercantum berat dan kadar serta otorisasi pencetak dan penerbitnya
9. Bagaimana kalau ada pemalsuan dinar dan dirham? Bagaimana membedakannya dengan yang asli?
– Ketahuilah bahwa emas dan perak tidak bisa dipalsu. Apalagi koin setipis dinar dan dirham. Paling dikurangi kadarnya. Maka akan mengubah warna, ketebalan, ukuran, berat, hingga mudah diketahui asal punya koin yang asli sebagai pembanding. Untuk meyakinkan ya harus uji berat jenis.
– Allah SWT telah menciptakan setiap mineral memiliki berat jenis yang khas. Setiap pencampuran akan mengubah berat jenis tersebut. Termasuk pada emas dan perak, yang selama ribuan tahun telah digunakan manusia, dengan mudah diketahui kadarnya.
– Dinar dirham diluar otoritas adalah koin-koin makruha tidak sesuai syari atau jika melebih/ kurang kadarnta adalah disebut perhiasan semata. Dan pahamilah kenapa dinar dan dirham harus dicetak oleh pihak berwenang yakni *Sultan atau Amir Muslimin*. Mereka lah yang berkewajiban menjamin kebenaran takaran dan timbangannya. Dan peredarannya dilakukan lewat wakala serta pasar muamalah yang dijaga otoritas nya
10. Bisakah kami menukarkan Rp ke dinar dirham secara online? Bagaimana hukumnya ?- Menukarkan Rp ke dinar dirham bisa dilakukan secara online, tentu ongkos kirim ditanggung penukar. Maka hubungi Wakala yang terdekat secara jarak agar biaya murah dan waktu pengiriman tidak lama.
– Pada hakikatnya menukarkan Rp ke dinar dirham, walaupun dengan Rp di tangan sejatinya tidak tunai. Karena uang kertas hanya sekedar nota hutang (nilai tidak hadir) Sedangkan dinar dirham nilainya intrinsik.
– Menukarkan fiat money (uang kertas) yang bathil menjadi dinar dirham yang haq adalah wajib, karena perlunya dinar dirham untuk bayar zakat dan bermuamalah yang adil.
11. Berapa minimal bisa menukarkan Rp ke dinar dirham ? Apa Bisa menukarkan dalam jumlah banyak ?
– Penukaran dalam jumlah banyak kami batasi, hal ini kami lakukan agar dinar dirham tersebar secara luas dan merata. Agar tidak terjadi penimbunan dinar dirham hanya pada orang-orang yang mampu. Penukaran dalam jumlah tertentu kami berikan sesuai kemampuan individu menggunakan dinar dirham sebagaimana tujuan dicetak kembali dinar dirham.
12. Apakah bisa menukar dinar ke dirham atau sebaliknya ? Berapa nilai perbandingan nya ?
– Bisa, selagi ada saling keridhaan dan tunai. Besaran nilai sesuai daya beli dinar dirham dan biaya penukaran yang disepakati.
13. Apakah tidak riba mengambil biaya penukaran dinar ke dirham atau sebaliknya ?
– Penukaran emas (dinar) dengan dirham (perak) atau sebaliknya boleh mengambil selisih, namun harus tunai. Keduanya ketemu fisik.
14. Kalau Wakala menerima uang kertas untuk ditukarkan dengan dinar dirham, lalu ke mana kah uang kertas yang diterima Wakala ?
– Uang kertas tersebut dibelikan bahan baku, emas perak, kemudian dicetak menjadi dinar dirham dan diedarkan ke umat dan masyarakat.
15. Apa fungsi / kegunaan dinar dirham?
– Dinar dirham dicetak kembali untuk menyempurnakan pembayaran zakat maal pada harta yang tersimpan atau perdagangan. Nishob zakat maal untuk Dinar adalah 20 dinar, dibayarkan 0.5 (nisfu) dinar, untuk dirham adalah 200 dirham, dibayarkan 5 (khamsa) dirham.
– Sebagai alat tukar sukarela bermuamalah, sedekah, infaq, hadiah, mahar, dan sebagainya yang diperbolehkan dalam syari’at Islam.
16. Bolehkah dinar dirham untuk investasi ? Sekarang menyimpan dinar dirham dikemudian hari dirupiahkan kembali.
–  Dinar dirham tidak diperkenankan untuk investasi, hanya diambil “keuntungan” semu dikemudian hari karena ada kemerosotan nilai uang kertas.
17. Bolehkah menabung Dinar dirham ?
– Boleh. Namun saatnya untuk digunakan, maka gunakan untuk bertransaksi bukan dirupiahkan.
– Saat kita menabung dengan dinar dirham, jangan lupa untuk tetap bertransaksi, infaq, sedekah, hadiah dengan dinar dirham. Dinar dirham bukan hanya untuk disimpan saja.
– Saat tabungan dinar dirham mencapai nishob dan haul, maka bayarkan kewajiban zakat dengan dinar dirham.
18. Lebih baik mana menyimpan emas / perak batangan atau dinar dirham ?
– Emas dan perak diciptakan oleh Allah sebagai perhiasan juga alat tukar yang semestinya beredar dan berputar di tengah umat dan masyarakat. 
– Menyimpan emas dan perak batangan menghentikan peredaran emas perak sebagai alat tukar. Sehingga emas dan perak hanya dimiliki segelintir orang.
– Menyimpan (menabung) dinar dirham tentu dengan mengedarkan, mengembalikan sunnah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam, juga mensyiarkan dan mendakwahkan Islam.
19. Bisakah dinar dirham dijadikan mahar ? Berapa besarannya ?
– Bisa, untuk jumlah atau besaran maharnya sesuai keridhaan mempelai perempuan. Mahar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam adalah 500 dirham.
20. Siapakah yang berhak (memiliki otoritas) mencetak  dinar dirham ?
– Dalam padangan syariat Islam, yang memilik otoritas mencetak dinar dirham adalah Amir, Sultan, Khalifah.
21. Di Indonesia siapakah otoritas pencetak dinar dirham sesuai syariat Islam ?
– Sampai dengan ramadan 1441 H / april-mei  2020 otoritas pencetak dinar dirham nusantara adalah Amirat Indonesia, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Ternate, Kesultanan Bintan, Mangkuratnegeri Tanjung Pura, kesultanan kelantan, diluar tersebut adalah koin makruha dan perhiasan.
22. Bagaimana dengan dinar dirham  diluar cetakan otoritas diatas, seperti dinar dirham Antam, peruri, dirham sala, dirham plagiat BMN, dirham polos
– Dinar dirham  diluar cetakan otoritas diatas, hanya dipandang sebagai koin emas perak, atau perhiasan. Dinar dirham tersebut tidak sah dan berfungsi sebagai alat tukar. Mereka hanya berjualan koin saja, tidak tahu menahu terkait penggunaan koin dinar dirham.
23. Bagaimana cara transaksi dengan dinar dirham ?
– Sebagaimana kita menggunakan uang fiat (Rp), harga barang / jasa dikonversikan ke dinar / dirham.
24. Bagaimana transaksi barang / jasa yang nilainya dibawah dirham ?
– Transaksi dibawah nilai dirham menggunakan fils(1/24 dirham) terbuat dari tembaga atau logam lain dibawah perak.
– Bagi kita yang memiliki dirham, sebaiknya juga bijak dalam membeli barang/jasa setidaknya senilai dirham tersebut atau lebih.
25. Bagaimana kita bertransaksi yang kelebihan / kekurangan tidak bisa dibayarkan dengan dirham, sedangkan fulus belum ada ?
– Apabila kita bertransaksi dengan nilai barang, kembalian bisa menggunakan Rp. Namun sebaiknya bisa diakumulasikan senilai 1 Dirham. 
– Apabila nilai barang lebih 1 dirham maka kelebihan bisa menggunakan Rupiah.
26. Boleh tidak kami menjual barang  / jasa, namun belum sepenuhnya (100%) menerima pembayaran dengan dinar dirham ?
– Boleh, disesuaikan dengan kemampuan menerima dan memutar kembali dinar dirham tersebut.
27. Dimana kami bisa bertransaksi dengan dinar dirham, sedangkan di kota kami belum ada pasar muamalah ?
– Bisa dimulai bertransaksi dengan teman atau pedagang yang Anda kenal. Kemudian terangkan dan tawarkan pembayaran dengan dinar / dirham. Begitu seterusnya agar transaksi ini menjadi kelaziman.Sumber mencaritakbir.com

BLT Dana Desa Rp600 Ribu Tahap II Cair Awal Juni, ini Syarat dan Cara Dapatkan BLT

VIRAL Video Pria Bugil Keluar Hotel di Medan setelah Diperas 2 Waria, Polisi Ungkap Kronologinya