in , ,

85 Persen Rakyat Indonesia Dukung Anies jadi Presiden? Ini Faktanya

Beredar narasi bahwa sebanyak 85 persen rakyat Indonesia mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi Presiden RI periode 2024-2029. Narasi ini beredar di media sosial.

Adalah akun facebook Bima Anggara yang turut mengunggah tangkapan layar berisi narasi tersebut. Berikut narasi lengkapnya:

“PAK ANIES” DIDUKUNG RAKYAT 85% UTK MENJADI PRESIDEN INDONESIA 2024-2029

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa sebanyak 85 persen rakyat Indonesia mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi Presiden RI periode 2024-2029, adalah salah. Faktanya tidak ditemukan informasi valid mengenai hal itu.

Beberapa waktu lalu sejumlah lembaga merilis hasil survei menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 20204. Di antaranya Charta Politika yang merilis hasil survei pada akhir Maret lalu.

Dilansir Suara.com, sejumlah tokoh menjadi kandidat presiden terkuat pilihan rakyat di masa mendatang. Mereka adalah Pengusaha Sandiaga Uno sebagai presiden sebesar 29,2 persen, Anies Baswedan 27,3 persen, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 21,9 persen.

Selain itu, dari hasil survei Indo Barometer, menempatkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas tertinggi sebesar 22,5 persen. Sementara Anies Baswedan hanya 14,3 persen.

“Jadi, kalau seandainya Prabowo dan Anies head to head, pemenangnya tetap Prabowo karena mereka memiliki segmen yang sama,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari seperti dilansir Tempo.co, Minggu 23 Februari 2020.

Kemudian berdasarkan survei Median, elektabilitas Prabowo sebesar 18,8 persen, Anies 15,8 persen dan Sandiaga Uno 9,6 persen.

“Jadi kalau pemilu dilakukan saat pengambilan data, maka yang menang Prabowo Subianto, yang kedua Anies Baswedan, kemudian Sandiaga Uno,” kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun seperti dilansir Tempo.co, Senin 24 Februari 2020.

Kesimpulan:
Klaim bahwa sebanyak 85 persen rakyat Indonesia mendukung Anies Baswedan untuk menjadi Presiden RI periode 2024-2029, adalah salah. Faktanya tidak ditemukan informasi valid mengenai hal itu.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Halaman: 1 2

Survei ASI soal Menteri: Prabowo Tertinggi, Kalahkan Mahfud MD dan Luhut

Bangun Bisnis Bareng Pacar, Lulusan SD Ini Jadi Miliarder dari Online Shop