in ,

Gampang Banget, Cukup Ketik NIK KTP Dari Ponsel, Bisa Dapat Dana Rp 2,4 Juta dari Pemerintah

Caranya gampang banget, cukup ketik NIK KTP di HP, bisa dapatin dana sebesar Rp 2,4 Juta dari pemerintah.

Jumlah uang sebesar Rp 2,4 juta itu merupakan bantuan langsung tunai (BLT) UMKM.Sehingga sesuai namanya, bahwa bantuan tersebut diberikan oleh pemerintah khusus untuk para pelaku usaha kecil dan menengah.

Diberikannya bantuan tersebut, dengan tujuan agar para pelaku UMKM bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.Di tengah adanya pandemi Covid-19 ini, pemerintah memang memberikan banyak bantuan kepada masyarakat.

Selain BLT UMKM, ada juga BLT subsidi gaji, subsidi kuota gratis, token listrik gratis, dan masih banyak lagi.

Nah kalau brother pemilik UMKM, bisa coba cek apakah nama brother ada sebagai penerima BLT tersebut atau tidak.

Penerima BLT akan diinformasikan lewat SMS oleh bank penyalur.Setelah menerima pesan singkat (SMS) Penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro harus melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan.

Agar dapat segera mencairkan dana.Bagi Anda yang mendapatkan pemberitahuan dari bank BRI, berikut cara cek penerima BPUM di eform.bri.co.id/bpum.

Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di Eform BRI- Cara cek kepesertaan penerima Program Banpres (Bantuan Presiden) Produktif UKM, Login eform.bri.co.id/bpum-

Gunakan nomor KTP dan masukkan kode verifikasi-

Lalu, klik Proses InquiryApabila Anda bukan penerima BPUM, maka akan muncul keterangan sebagai berikut:

Syarat penerima BLTBLT UMKM Rp 2,4 Juta hanya diberikan kepada:

– Warga Negara Indonesia- Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

– Memiliki Usaha Mikro- Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD

– Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)

– Nomor Induk Kependudukan (NIK)

– Nama Lengkap

– Alamat tempat tinggal sesuai KTP

Halaman: 1 2

Terbaru kode redeem ML 7 Januari 2020 server Indonesia

Bansos Kemensos 2021 Cair Januari Ini, Menko PMK Muhadjir Minta Masyarakat Lapor jika Ada Pemotongan