in ,

Muannas Anggap Denny Siregar Tak Bisa Dipidana, Justru Pendemo yang Terancam 5 Tahun Penjara

Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menanggapi langkah Forum Mujahid Tasikmalaya yang melaporkan pegiat media sosial Denny Siregar ke polisi.

Denny Siregar dipolisikan karena dianggap melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan melalui tulisan di media sosial Facebook berjudul “Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang”.

Menurut Muannas, Denny Siregar tidak bisa dipidana lantaran di dalam tulisan itu tidak disebutkan nama.

“Mau dilaporkan yg mana? Klo gambar jelas foto ilustrasi, Klo tulisan tak sebut pihak manapun,” kata Muannas melalui akun Twitter-nya.

Pengacara yang juga mantan caleg PSI itu mengatakan, justru para pendemo itulah yang jelas-jelas bisa dipidana karena melibatkan anak.

“Yang sdh pasti bisa dipidana itu mrk, libatkan anak dlm unjuk rasa sesuai Ps. 87 UU 35/2014 Ttg Perlindungan Anak dg ancaman 5Th penjara sbg tindakan eksploitasi unt kepentingan politik,” tegas Muannas.

Sementara Denny Siregar laporan Forum Mujahid Tasikmalaya. Ia meminta pelapor untuk memperkuat bukti dan pasal yang digunakan untuk menjeratnya.

“Daripada sibuk demo, atau koar2 di media sosial, mending bereskan dulu yg benar laporannya biar kuat pasalnya,” kata Denny Siregar, Kamis (2/7).

Ia meminta pelapor tidak membiasakan menekan dengan cara pengerahan massa.

“Jangan nanti alat bukti gak cukup, trus ditolak, eh koar2 kalo gua dilindungi rejim lah dsbnya. Jangan biasakan pake massa utk menekan, pake akal lbh bergunn,” tambahnya.

Sebelumnya, Forum Mujahid Tasikmalaya resmi melaporkan Denny Siregar ke polisi dengan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan penggunaan foto tanpa izin.

Halaman: 1 2 3

Orang 212 Ngeles: Yang Dibakar Bukan Bendera PDIP, Tapi…

Pekerja Asal China Didatangkan di Saat Jutaan Buruh Indonesia Terancam PHK Akibat Covid-19