in ,

Orasi Ketum FPI, Jika Terbukti Rusak Pancasila, Jokowi dan PDIP Wajib Dibubarkan

Di kutip dari SUARAUMMAT.NET, JAKARTA – Ketum DPP FPI KH. Sobri Lubis mengatakan bahwa aksi yang dilakukan Aliansi Nasional Anti Komunis tidak main-main. apa yang telah menjadi tuntutan akan dikawal. “Kita katakan bahwa kita tidak main-main. Karena sudah cukup berat penderitaan rakyat,” katanya dalam orasi di depan gedung DPR RI. Rabu (24/6).

Kiai Sobri Lubis menyinggung bahwa pemerintah gagal menangani ekonomi, kesehatan dan penanganan korupsi. “Urusan nangani ekonomi berantakan, urusan nangani wabah tidak pecus, urusan nangani korupsi aja tidak pecus, tenaga kerja asing china dibiarkan,” tegasnya.

Ideologi dan dasar negara, lanjut Sobri, mau diganggu gugat oleh PKI. “tidak ada tempat untuk PKI. Wajib turun ke jalan. Siapapun yang ingin menghidupkan kembali komunisme, marxisme, leninisme, yang sudah nyata-nyata menjadi musuh pancasila, sekarang oknmum-oknumnya bermunculan.” katanya di atas mobil komando.

“Termasuk yang saya sampaikan, Presiden Jokowi telah membuat Kepres tentang Hari lahir Pancasila adalah 1 Juni. Artinya, itu yang diperdebatkan para pendiri bangsa. Sedangkan Pancasila yang sudah disepakati adalah Pancasila 18 Agustus,” tambahnya.

Ketum FPI ini mengajak massa aksi untuk siap lawan PKI dan antek-anteknya. “Jika Jokowi terbukti buka pintu untuk melindungi, untuk merusak Pancasila, maka kita minta supaya MPR segera gelar sidang istimewa turunkan Jokowi,” seru Kiai Sobri disambut takbir peserta aksi.

Ia juga menuntut orang-orang yang mengungkit kembali trisila dan ekasila harus diusut dan diproses. Ia menyebut beberapa aktifis yang menyuarakan trisila-ekasila, antara lain Eva Sundari, Budiman Sujatmiko, Ahmad Basarah, Megawati Soekarnoputri.

“Kita minta di sini secara tegas, kalau ada pelanggaran PDIP yang ternyata ia ingin mengusung, merubah dan mengganti Pancasila, maka PDIP wajib dibubarkan. takbir !”

“Ingat tadi yang saya sebutkan orang-orang yang ingin merubah Pancasila rata PDIP. Rela tidak PKI bangkit lagi ? siap berjuang ?!” seru Kiai Sobri menutup orasinya. (Yusuf)

GNPF Ulama Ancang-ancang Menempuh Jalur Hukum

Saat “Banteng” Meradang Usai Bendera Partainya Dibakar…