in ,

PA 212 Dorong Anies-Rizieq ke Pilpres, Politik Identitas?

Di lansir dari tirto.id – Persaudaraan Alumni (PA) 212, salah satu motor kampanye Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019, mengatakan sang mantan Danjen Kopassus sudah tak mungkin lagi maju di Pilpres 2024. “Bagi kami PS sudah selesai,” kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, Minggu (9/8/2020). “Masih banyak kader muda yang layak pimpin negeri ini ke depan.

2024 saatnya yang muda yang berkarya,” katanya, lalu mengatakan itu bisa kader partai, terutama Partai Gerindra, maupun kalangan profesional.

Slamet lalu menyebut beberapa nama: Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta, 51 tahun), Sandiaga Salahuddin Uno (mantan Wakil Gubernur DKI, pasangan Prabowo di Pilpres 2019, 51 tahun), Riza Patria (Wakil Gubernur DKI saat ini, 51 tahun), Aa Gym (pendakwah, 58 tahun), Abdul Somad (pendakwah, 43 tahun), hingga Rizieq Shihab (pemimpin FPI, 55 tahun).

Tokoh-tokoh di atas sebagian besar memiliki rekam jejak yang buruk karena menggunakan politik identitas untuk keperluan pemilu, kata peneliti politik Islam dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati, terutama saat Pilkada DKI 2017. Ketika itu politik identitas sangat kentara digunakan kelompok Anies-Sandi–termasuk di belakangnya Rizieq Shihab–untuk mengalahkan petahana yang kena isu penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama

Wasisto mengatakan jika calon-calon tersebut yang dimajukan, maka kemungkinan politik identitas kembali ‘dimainkan’ sebagai cara menggaet suara massa. Tentu hal ini buruk karena pengalaman yang lalu masyarakat terpecah. Contoh kecil, sesama anggota keluarga saling memusuhi; bahkan jenazah ditolak hanya karena semasa hidup beda pandangan politik. “Kalau itu dipolitisasi di ruang politik terbuka, yang terjadi justru adalah pertarungan ego karena semua merasa benar.

Hal itu yang justru menciptakan adanya segregasi sosial kian lebar,” kata Wasisto saat dihubungi wartawan Tirto, Senin (10/8/2020) malam. Politik identitas berlanjut pada Pilpres 2019. Efeknya masih sangat terasa di masyarakat hingga saat ini, meski para elitenya sendiri tampak akur–Prabowo kini menjabat Menteri Pertahanan, dan Gerindra bergabung ke koalisi pemerintah.

Baca selengkapnya di artikel “PA 212 Dorong Anies-Rizieq ke Pilpres, Politik Identitas Terulang?”, https://tirto.id/fXb6.

100 Orang Jadi Mualaf dalam Dua Tahun di Daerah Ini

Kode redeem FF 14 Agustus 2020 terbaru