in ,

Razia Operasi Patuh Jaya 2020, Polisi Incar Helm Logo 3 Huruf, Kalau Gak Ada Mending Putar Balik

Razia operasi patuh jaya 2020 sedang digelar, polisi mengincar helm dengan logo 3 huruf.

Ditlantas Polda Metro Jaya memberi nama razia besar-besaran ini, Operasi Patuh Jaya 2020.

Razia besar-besaran kali ini digelar mulai tanggal 23 Juli sampai 2 Agustus mendatang.

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan, untuk wilayah DKI Jakarta, ada 5 sasaran pelanggaran.

Lima jenis pelanggaran yang akan ditertibkan yaitu tindakan melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, mengabaikan marka jalan, melintasi bahu jalan tol, serta menggunakan rotator dan sirene yang tidak sesuai ketentuan.

“Kelima poin itu yang jadi sasaran khusus,” kata Fahri dilansir dari Kompas.com, Jumat (24/7/2020).

Yang perlu diingat pemotor harus mengenakan helm berlogo 3 huruf atau SNI.

Kewajiban menggunakan helm SNI diatur dalam Pasal 57 ayat (1) jo ayat (2) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU No. 22/2009”) yang berbunyi:

(1) Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor.

(2) Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm Standar Nasional Indonesia.

Selain itu, Pasal 106 ayat (8) UU No. 22/2009 mengatur bahwa:

“Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.”

Apabila melanggar, ancaman atas pelanggaran tersebut diatur dalam Pasal 291 UU No. 22/2009 yang berbunyi :

Halaman: 1 2 3

Gara-gara Tahi Ayam, Tetangga Bangun Tembok Setinggi 1 Meter di Depan Rumah Wisnu

DPR Ingkar Janji & Tetap Bahas Omnibus Law RUU Cilaka Saat Reses