in

Tanya jawab Islami: Hukum Menggendong Anak saat Salat

Menggendong anak punya banyak manfaat. Selain bisa meningkatkan bonding antara Anda dan si kecil, menggendong juga bisa memudahkan Anda dalam beraktivitas sehari-hari bersama anak.

Tapi, bagaimana jika orang tua ingin menjalankan ibadah salat dan anak merengek untuk minta digendong? Terlebih, bila anak Anda masih bayi. Tentu, sebagian besar orang tua cemas bila anaknya itu tiba-tiba merangkak atau berjalan ke tempat lain yang memang perlu pengawasan orang dewasa, dapur misalnya. Sehingga, membuat para orang tua mau tak mau harus menggendong anaknya saat salat. Lantas sebenarnya, bagaimana hukum menggendong anak saat salat dalam Islam?

Kondisi yang Diperbolehkan Menggendong Anak saat Salat

Menurut Ustaz Rikza Maulan, Lc., M.Ag, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan orang tua apabila ia harus menggendong anaknya saat salat. Pertama, hendaknya tiap orang tua dapat mengajarkan anak-anaknya tentang pentingnya salat, kewajiban, dan tata cara, kesakralannya, dan hal lainnya terkait salat. Sehingga, anak mereka pun secara perlahan dapat memahami sesuai dengan kemampuan usianya.

Kedua, ketika akan melaksanakan salat, sebaiknya orang tua dapat mempersiapkan diri sebisa mungkin supaya dapat memposisikan anaknya dalam posisi aman dan tidak terganggu dengan hal-hal yang membahayakannya. Sehingga, hal ini tak mengganggu pelaksanaan salat.

“Misalnya menidurkan anak terlebih dulu atau menitipkan ke keluarga atau pengasuh yang ada di rumah, dan sebagainya,” kata Ustaz Rikza kepada kumparanMOM pada Kamis (9/7).

Ketiga, jika memang ada kondisi yang memang mengharuskan Anda atau suami tetap menggendong si kecil di waktu yang bersamaan dengan salat, maka Islam memperbolehkan bagi orang tua untuk tetap melaksanakan salat meski dalam kondisi menggendong anak. Adapun hal ini didasarkan oleh beberapa hal berikut ini:

-Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang, khususnya kepada anak-anak.

-Nabi Muhammad SAW disebutkan juga pernah melaksanakan salat sambil menggendong anak. Hal tersebut juga terkandung dalam riwayat berikut ini:

“Bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat sambil menggendong Umamah (putri dari Zainab binti Rasulullah SAW dan Abul ‘Ash bin Rabi’ah bin Abdisysyams). Ketika beliau hendak sujud, beliau meletakkan Umamah dan ketika beliau hendak bangun, beliau menggendongnya kembali.” (Muttafaqun Alaih)

“Atas dasar riwayat tersebut, juga riwayat-riwayat lainnya kebanyakan ulama memperbolehkan orang tua melaksanakan salat sambil menggendong anaknya, khususnya ketika kondisi mengharuskan untuk melakukan hal tersebut,” pungkas ustaz yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut.

Menggendong Anak saat Salat

Ada beberapa hal lain yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan orang tua apabila harus menggendong anak ketika salat, yaitu:

Halaman: 1 2

Erdogan; Saat Kebangkitan Hagia Sophia Jadi Langkah Awal Bebaskan Al-Aqsa

Hidayah Allah: Anggota Yakuza, Pria Jepang ini Justru Jadi Mualaf Usai Lihat Kalimat Syahadat Pada Sebuah Tato