in

Viral Paus Predator Jadi Mainan Emak-emak Dikira Lumba-Lumba, Duh! yang Begini Cuma di Indonesia Nih

Sebuah video yang merekam aksi emak-emak dan anak-anak di pantai sedang berebut memegang dan berswafoto dengan ikan tengah viral di media sosial.

Dilansir dari laman Bone Pos, Minggu, 12 Juli 2020, video tersebut direkam di urahan Inobonto 1, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara pada Juni lalu.

Dalam video terlihat warga berduyun-duyun menceburkan diri ke pantai demi bermain dan berselfie dengan ikan berukuran besar tersebut. Sampai-sampai si ikan terlihat lemas.

Rupanya, warga mengira ikan tersebut lumba-lumba. Padahal, usut punya usut ikan yang terdampar itu adalah jenis Paus predator Orca.

Setelah petugas datang barulah warga berhenti bermain-main dengan Paus tersebut. Petugas lantas menggiring Paus itu ke tengah pantai.

Untuk diketahui, Paus Orca sendiri hidup di seluruh samudera. Mulai dari Artik hingga Antartika. Makhluk ini umumnya memangsa spesies lain seperti singa laut, anjing laut hingga hiu.

Postingan video viral itu salah satunya diunggah dalam grup Facebook Hobi Mancing.

“Kemunculan Paus Orca Hebohkan Masyarakat Inobonto,” tulis postingan tersebut.

Beberapa netizen mengomentari postingan tersebut.

“Anak paus pembunuh. Ikan ini sering bunuh ikan hiu dan ikan predator lainnya,” komentar akun Dody Surya.

“Paus orca buk bukan lumba2, Itu paus pembunuh,,hiu putih sj di mangsa apalagi kamu buk..?” komentar akun Sofyan Sovian.

Terkait video tersebut, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir (BPSPL) Makassar Andry Indryasworo Sukmoputro, membenarkan adanya peristiwa Paus Orca terdampar yang kemudian dipeluk warga karena dikira lumba-lumba tersebut.

“Betul, kalau video itu memang kasus mamalia Paus Orca masih termasuk bayi Orca yang terdampar hidup di Inobonto,” terang Andry saat dikonfirmasi Kompas.com Minggu (12/7/2020).

Andry menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu akhir bulan lalu (24/6/2020).

Adapun lokasi kejadian tepatnya berada di Pantai Inoboto Desa Ambang Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara.

Andry mengatakan paus tersebut sebelum dikerumuni sebenarnya sempat dihalau ke tengah laut, akan tetapi paus tersebut kembali lagi.

Masyarakat yang berkerumun tidak mengetahui bahwa mamalia tersebut dalam kategori jenis Paus Orca dan menyangkanya lumba-lumba maka oleh sebagian masyarakat berebut memeluk bahkan berebut untuk berfoto karena dianggap jinak,” ujar Andry.

Dia menyampaikan, dari informasi lapangan yang diperolehnya paus tersebut merupakan jenis Orca (Orcanicus orca) dengan ukuran 1,5-2 meter.

Usai kejadian itu, Agus menyebut BPSPL Makassar telah berkoordinasi dengan pihak DKP Kab. Boolang Mongondow.

Pihak DKP kemudian membantu melepasliarkan paus tersebut kembali ke arah laut.

Saat dipantau hingga sore hari, mamalia Orca tersebut tidak kembali ke pantai.

“Hingga saat ini belum ada informasi bahwa mamalia tersebut terdampar kembali,” ujar dia.

Lebih lanjut Andry menjelaskan, meskipun Paus Orca sering disebut sebagai paus predator atau pembunuh akan tetapi dalam sejarahnya baik di Indonesia maupun di dunia hewan ini tidak mengejar, membunuh atau mencelakai manusia

“Walaupun belum ada sejarahnya Paus Orca membunuh manusia, ada baiknya tetap dihindari,” jelas dia.

Dia mengatakan, paus ini adalah predator puncak bagi biota laut lain seperti ikan-ikan dan mamalia laut lain seperti anjing laut, singa laut, walrus hingga paus berukuran lebih besar dari ukuran Orca sendiri.

Hidayah Allah: Anggota Yakuza, Pria Jepang ini Justru Jadi Mualaf Usai Lihat Kalimat Syahadat Pada Sebuah Tato

Subhanallah; Meski Tak Punya Tangan, Pak Guru Ini Tetap Semangat Mengajar Dengan 2 Kaki